Sabtu, 07 April 2012

Rossi : Saya Mulai Musim Sebagai Orang Asing

Konferensi pers yang dihadiri Edwards, Lorenzo, Stoner, Rossi dan Bradl

‘Ini adalah musim yang penting”, itu lah kata yang terucap dari Valentino Rossi sebelum latihan bebas dimulai. Tes musim dingin yang hasilnya naik turun namun sekarang kita harus serius. “Race sama sekali berbeda”, komentar The Doctor. “Kita harus lebih cepat dari 20 rider yang lain. Honda dan Yamaha begitu tangguh, pabrikan mereka berada di bentuk yang prima saat ini, jadi kami bagaikan orang asing. Kami harus bekerja keras di race awal ini agar tidak tertinggal di belakang mereka”.

Ducati dan Rossi nampaknya juga sudah menuju arah yang benar sewaktu tes di Jerez. “Ini normal – tegas Rossi – karena motor benar-benar baru dan chassis yang berbeda. Tujuan kami adalah mengalami peningkatan secara konstan, balapan demi balapan, yang tidak bisa kami lakukan tahun lalu. Pada putaran tiga race pertama kami kami berkonsentrasi untuk memaksimalkan paket yang telah ada dan setelah di Estoril baru kita akan memulai update. Dua masalah kami saat ini adalah understeer dan power delivery motor yang masih berat. Yang kedua ini sulit untuk diperbaiki karenna eletronik tidak bisa mengatasi segalanya. Terbatasnya jumlah mesin juga suatu halangan”.


Karena merasa tak diunggulkan Rossi mengumpamakan dirinya di musim ini sebagai orang asing

“Race demi race kami akan tahu level kami yang sesungguhnya, mungkin kami lebih cepat di beberapa trek dan harus berjuang di trek lain. Saat ini gap kami dengan pembalap atas Stoner, Lorenzo dan juga Pedrosa sekitar satu detik. Untuk meraih podium kita harus memangkas setidaknya setengah detik. Tim Ducati telah melakukan pekerjaan yang bagus tapi kita harus terus berkembang, saya tidak mengharapkan keajaiban apapun”.

Ditanya apakah ia bisa mengulangi keberhasilan Fernando Alonso bersama Ferrari di Sepang, Rossi menjawab : “Untuk mendapatkan hasil tersebut, kita harus balapan di trek kering sementara yang lain di trek basah”
Pemakai No 46 itu pun ditanya mengenai motor 1000cc yang baru : “Mereka lebih mirip 800cc dibandingkan 1000cc yang lama, sensasi akselerasinya fantastis. Kita bicara lagi setelah 7 atau 8 balapan, karena ini awal yang baru bagi saya” 

                                                                                   

Valentino Rossi : ‘Jika Saya Bisa, Saya Beli Ducati!’

Majalah mingguan Gazzetta dello Sport’s alias SportWeek yang akan keluar Sabtu ini menampilkan cover Valentino Rossi ( di Twitter ia mengatakan ia sempat beradu pendapat apakah harus mencukur kumisnya sebelum difoto).

Mantan juara dunia ini pertama kalinya bercerita tentang pengalamannya sebagai businessman di samping sebagai seorang pembalap. “Saya tidak berpikir untuk memasukkan perusahaanku di daftar bursa saham, tapi jika saya memiliki cukup uang, saya akan membeli Ducati”, ujar Rossi menanggapi tentang penjualan Ducati. Ia juga berbicara tentang berbagai bisnis yang dikembangkannya di Tavullia dengan brand VR46 dengan 70-80 orang pekerjanya dari Pizzeria de Rossi, toko yang menjual merchandise miliknya dan beberapa rider lain dan tentu saja trek baru tercinta miliknya La Biscia Ranch.

“Suatu hari saya ingin membuka sekolah untuk belajar mengendarai motor dan mengajarkan anak-anak. Saya begitu menyatu dengan Tavullia, dan saya rasa bila anda kaya, kualitas hidup itu yang paling penting. Karena anda bekerja lebih susah ketika ingin mengumpulkan uang banyak, benar-benar sebuah eksploitasi! Semua pekerja ku adalah teman-temanku. Saya bisa menawarkan pekerjaan kepada orang-0rang yang aku peduli sehingga mereka tidak mendapatkan pekerjaan yang membosankan. Kami hanya melakukan bisnis yang dapat kita nikmati. Saya berharap saya memiliki bos seperti saya! ”                                                          Rossi hanya target masuk lima besar di race Qatar               


Di musim keduanya dengan Ducati Rossi kelihatan lebih percaya diri. “Kami dan mereka sedang bekerja. Sepertinya motor ini lebih baik daripada motor yang lama dan memberikan anda feeling yang lebih sehingga anda bisa lebih menggeber motor lebih lagi. Dengan motor yang lama bila kita menggebernya lebih dari limit, selalu akhirnya kami nyungsep di tanah”. Meski Pedrosa tidak terlalu jauh, duel akan terjadi antara Stoner dan Lorenzo. Untuk saya sendiri, saya rasa saya akan finish lima besar”, ujarnya mengenai kans nya hari Minggu ini di Qatar.

Mengenai CRT dan pemangkasan biaya, Rossi mengatakan : “Jika saya Ezpelata, saya akan mempelajari sejumlah peraturan yang bisa membawa balapan kembali spektakuler dengan biaya yang terbatas, sesuatu yang hampir serupa antara CRT dan MotoGP saat ini”